Example 728x250
Terkini

Bangga Kencana Dorong Aksi Nyata Turunkan Stunting

76
×

Bangga Kencana Dorong Aksi Nyata Turunkan Stunting

Sebarkan artikel ini
Bangga Kencana

Gerakan ini dipayungi oleh Surat Edaran Kepala BKKBN Nomor 7 Tahun 2025.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, MM, dalam kesempatan yang sama menjelaskan pentingnya mengidentifikasi faktor penyebab stunting secara spesifik sebelum merancang intervensi.

Example 300x600

Ia mengingatkan bahwa penyebab stunting bisa beragam, mulai dari kemiskinan, pola asuh keliru, hingga kondisi lingkungan yang tidak sehat.

Ia menceritakan pengalamannya saat bertugas di wilayah Sulawesi Tengah, di mana meskipun daerah tersebut merupakan sentra produksi ikan, prevalensi stunting tetap tinggi akibat kurangnya pemahaman gizi.

Menurutnya, banyak masyarakat yang menganggap mie instan sebagai makanan bergizi ketika dikombinasikan dengan ikan, padahal kandungan nutrisinya tidak memadai untuk pertumbuhan anak.

Dalam sesi yang sama, Dra. Maria memperkenalkan platform [www.siapbahagia.com](http://www.siapbahagia.com) sebagai media konsultasi digital yang menyediakan akses langsung kepada para ahli, mulai dari dokter, psikolog, sosiolog hingga bidan.

Platform ini memungkinkan masyarakat mengakses layanan tanpa batasan wilayah, dan saat ini telah menjangkau lebih dari tiga ribu klien per bulan di luar Jawa Timur.

Ia juga menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Kota Madiun menunjukkan tren positif, dengan angka di kisaran sebelas persen, lebih rendah dari rata-rata Jawa Timur yang berada pada angka 14,7 persen.

Namun ia menegaskan bahwa capaian ini tidak boleh membuat lengah, karena keberlanjutan penurunan angka stunting membutuhkan upaya kolektif yang berkelanjutan.

Kegiatan fasilitasi teknis ini diikuti oleh peserta dari sepuluh kabupaten/kota di Jawa Timur, antara lain Madiun, Probolinggo, Blitar, Kediri, Magetan, Pacitan, Ngawi, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Jombang, dan Mojokerto.

Momentum ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat koordinasi antarwilayah, membangun konsolidasi program, dan meneguhkan langkah bersama menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan mempertemukan unsur legislatif, eksekutif, dan komunitas akar rumput dalam satu forum, kegiatan ini menjadi cerminan sinergi nyata yang dibutuhkan dalam menjawab tantangan stunting sebagai isu strategis pembangunan nasional.

***Kunjungi kami di news google KilasJava.id

Example 300250 Example 300250
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *