KILASJAVA.ID, MALANG – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Melalui rangkaian kunjungan kerja Kapolri yang diwakili oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Polri menggelar pasar murah di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Kegiatan ini disambut antusiasme tinggi oleh warga setempat.
Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Warga dapat membeli minyak goreng merek Minyakkita seharga Rp15.000 per liter (tersedia 60 pack), beras Bulog SPHP seharga Rp60.000 per 5 kg (1.000 pack), minyak goreng merek Alco Rp15.000 per 800 ml (600 botol), gula pasir Rp16.000 per kilogram (500 pack), dan telur ayam ras seharga Rp23.000 per kilogram (100 kg).
Komjen Dedi Prasetyo, saat meninjau langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa pasar murah ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Ia menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.
Pasar murah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengendalikan inflasi dan menyediakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Dalam pelaksanaannya, Polri menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, memperkuat sinergi antar-institusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya pasar murah, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Inisiatif seperti ini menegaskan bahwa kehadiran Polri meluas hingga ke aspek kesejahteraan, membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih erat dengan publik.
***Kunjungi kami di news google KilasJava.id