KilasJava.id, Malang – Berbagai instansi terkait di Kota Batu berkumpul di Hotel Transformer Center Batu untuk Rapat Forum Lalu Lintas. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari Jasa Raharja, Satlantas Polres Batu, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Kejaksaan Negeri, dan Kodim 0818 Malang-Batu.
Pembahasan utama difokuskan pada strategi pencegahan dan penekanan angka kecelakaan lalu lintas, termasuk penertiban kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih (ODOL).
Kepala Cabang PT Jasa Raharja Malang, Eko Mulyanto, menekankan status Kota Batu sebagai destinasi wisata yang menarik banyak pengunjung. Merujuk pada insiden kecelakaan menonjol yang melibatkan bus pariwisata, ia menggarisbawahi urgensi langkah-langkah preventif untuk memastikan keselamatan di jalan raya.
Ia juga menyoroti bahwa jalur di Kota Batu masih dilintasi oleh kendaraan bermuatan besar, yang beberapa di antaranya berpotensi melanggar ketentuan ODOL. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan dengan fatalitas tinggi bagi pengguna jalan lainnya.
Sebagai tindak lanjut, Jasa Raharja Cabang Malang bersama instansi terkait akan mengintensifkan upaya untuk mengantisipasi kecelakaan yang melibatkan kendaraan wisata dan angkutan barang.
Eko Mulyanto menyatakan bahwa mereka akan menggelar kegiatan ramp check, yang akan menyasar langsung pengusaha otobus di wilayah Kota Batu.
Selain itu, operasi gabungan juga akan dilaksanakan untuk menertibkan kendaraan ODOL yang berpotensi membahayakan. Rangkaian tindakan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi seluruh masyarakat dan wisatawan.
***Kunjungi kami di news google KilasJava.id