Example 728x250
Terkini

Milad Pasmanbaya ke-12: Dari Donor Darah hingga Pesan Pendidikan

5
×

Milad Pasmanbaya ke-12: Dari Donor Darah hingga Pesan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Pasmanbaya
Momen saat foto bersama usai aksi sosial donor darah. ( Foto: Nayla, Kilasjava.id).

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Memperingati Milad ke-12, Paguyuban Alumni SMA Negeri 1 hingga 9 Surabaya (Pasmanbaya 1-9) menggelar donor darah di Unit Transfusi Darah PMI Cabang Surabaya, Jalan Embong Ploso, pada Sabtu (30/8/2025).

Kegiatan ini menjadi rangkaian hari kedua perayaan milad sekaligus momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial.

Example 300x600

Penasehat Pasmanbaya 1-9, Agus Ario Tejo, menyebut kegiatan donor darah ini memiliki makna ganda.

Selain sebagai aksi sosial kemanusiaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan di antara anggota.

“Kegiatan semacam ini harus terus didukung, terutama oleh anggota Pasmanbaya, karena bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat keguyuban internal,” ungkapnya.

Sophia Alie, alumni angkatan 1981 yang bertindak sebagai PIC donor darah, menuturkan bahwa animo anggota sangat tinggi. Lebih dari separuh pendaftar berasal dari dalam maupun luar kota.

“Meski hanya setetes darah, kami percaya kontribusi ini bisa menyelamatkan nyawa. Semoga ke depan semakin banyak anggota yang ikut serta,” katanya.

Ketua Panitia Milad, Prof. Deni Yuherawan, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini baru pertama kali digelar Pasmanbaya.

Pasmanbaya
Momen saat anggota Pasmanbaya 1-9 mendaftarkan diri untuk donor darah. (Foto: Nayla, Kilasjava.id).

Namun, melihat sambutan positif anggota, pihaknya akan menjadikannya sebagai agenda tahunan.

Menurutnya, donor darah sejalan dengan tagline Pasmanbaya: Guyub, Rukun, Mandiri, Luar Biasa.

Selain berbicara mengenai kegiatan sosial, Prof. Deni juga menyampaikan pandangan tentang pentingnya keseimbangan dalam pendidikan.

Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, melainkan juga kecerdasan emosional dan spiritual.

“Selama ini pendidikan kita hanya fokus pada 20 hingga 25 persen kecerdasan intelektual, padahal 80 persen keberhasilan seseorang berasal dari soft skill,” tegasnya.

Ia berharap generasi muda dapat mengubah pola pikir agar tidak hanya terpaku pada pencapaian akademik, tetapi juga mengasah kecerdasan emosional dan spiritual.

Dengan begitu, generasi penerus bangsa akan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkarakter kuat dan mampu membawa Indonesia menuju era keemasan.

Melalui donor darah ini, Pasmanbaya bukan hanya merayakan miladnya, tetapi juga menegaskan jati dirinya sebagai komunitas alumni yang peduli, solid, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

***Kunjungi kami di news google KilasJava.id

Example 300250 Example 300250
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *