Example 728x250
Terkini

Bangun Generasi Tangguh, PERTINA Surabaya Usung Tiga Pilar Pembinaan

13
×

Bangun Generasi Tangguh, PERTINA Surabaya Usung Tiga Pilar Pembinaan

Sebarkan artikel ini
PERTINA

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Upaya menghadirkan solusi konkret bagi persoalan kenakalan remaja di Kota Pahlawan terus digagas. Kali ini, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Surabaya mengambil langkah strategis dengan menjalin komunikasi langsung bersama DPRD Kota Surabaya.

Dalam audiensi yang digelar Senin (6/4), PERTINA Surabaya bertemu Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, untuk membangun sinergi pengembangan olahraga tinju. Organisasi ini mendorong tinju tidak hanya sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter pemuda.

Example 300x600

Ketua PERTINA Surabaya, Ferlix Prasetya, memimpin langsung rombongan yang turut dihadiri Ketua Harian Edisah Mahawangsa dan Sekretaris Ghifarry Dito. Dalam pertemuan tersebut, PERTINA memaparkan arah pengembangan tinju yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami ingin tinju di Surabaya naik kelas. Bukan sekadar kegiatan komunitas, tetapi menjadi sistem pembinaan yang mampu mencetak atlet sekaligus membentuk karakter,” ujar Ferlix.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus PERTINA Surabaya ke depan. Pertama, pembinaan berjenjang sejak usia dini hingga remaja melalui proses penjaringan bakat yang sistematis. Kedua, menghadirkan kompetisi rutin agar atlet terbiasa dengan tekanan pertandingan. Ketiga, memastikan ketersediaan fasilitas latihan yang memenuhi standar di berbagai wilayah.

Menurut Ferlix, target mengembalikan kejayaan tinju Surabaya di tingkat nasional membutuhkan dukungan lintas sektor. Ia menegaskan, sinergi dengan pemerintah kota dan DPRD menjadi kunci agar program pembinaan dapat berjalan optimal.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai olahraga beladiri seperti tinju memiliki peran strategis dalam mengalihkan energi negatif pemuda menjadi aktivitas yang produktif dan terarah.

“Kekerasan di atas ring itu ada aturan dan sportivitas. Itu jauh lebih baik dibandingkan kekerasan di jalanan yang tidak terkendali,” kata Fathoni.

Ia juga menekankan pentingnya merangkul komunitas tinju yang berkembang di masyarakat namun belum terfasilitasi secara resmi. Menurutnya, kelompok ini berpotensi besar jika mendapatkan pembinaan yang tepat.

Audiensi ini turut membahas peluang dukungan anggaran daerah untuk mendukung agenda pembinaan dan kompetisi. DPRD membuka ruang kolaborasi untuk penyelenggaraan kejuaraan tingkat kota, seperti Piala Wali Kota atau DPRD, serta penguatan persiapan menuju kejuaraan tingkat provinsi.

Bagi PERTINA, keberlanjutan kompetisi menjadi bagian penting dalam menjaga ritme pembinaan atlet. Dengan kalender pertandingan yang jelas, proses latihan dapat berjalan lebih terarah dan terukur.

Sebagai organisasi yang menaungi tinju amatir di Indonesia, PERTINA memiliki misi tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun karakter generasi muda. Di Surabaya, peran tersebut diperluas dengan menjadikan tinju sebagai instrumen sosial yang mampu membentuk disiplin, mental tangguh, serta pengendalian diri.

Melalui pendekatan ini, PERTINA Surabaya berharap dapat menjangkau lebih banyak pemuda, termasuk mereka yang selama ini berada di lingkungan rentan terhadap kenakalan remaja, untuk diarahkan ke jalur pembinaan yang lebih positif dan produktif.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *