KILASJAVA.ID, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Setelah sebelumnya menembus tiga pemeringkatan global, Webometrics, Scimago Institutions Rankings (SIR), dan Times Higher Education (THE) Impact Rankings, kini Unusa resmi masuk dalam QS Asia University Rankings 2026 sebagai new entrant, menempati posisi 1201–1300 di Asia.
Pencapaian ini menegaskan posisi Unusa sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang berhasil menembus dua pemeringkatan internasional bergengsi sekaligus, yakni Scimago Institutions Rankings (SIR) dan QS Ranking.
QS Ranking sendiri dikenal sebagai bagian dari tiga besar sistem pemeringkatan universitas dunia bersama Times Higher Education (THE) dan Academic Ranking of World Universities (ARWU) atau Shanghai Ranking.
Rektor Unusa, Profesor Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah kerja keras seluruh sivitas akademika Unusa dalam memperkuat mutu tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang riset, inovasi, dan kolaborasi internasional.
“Masuknya Unusa dalam QS Ranking menandai langkah penting bagi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dalam kancah global. Ini menjadi bukti bahwa kampus berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah ini juga mampu bersaing di level internasional dengan kualitas akademik yang diakui dunia,” ujar Tri Yogi.
QS (Quacquarelli Symonds) World University Rankings merupakan salah satu sistem pemeringkatan universitas paling berpengaruh di dunia yang diterbitkan oleh lembaga asal Inggris, QS Quacquarelli Symonds Ltd.
Pemeringkatan ini digunakan secara luas oleh calon mahasiswa, akademisi, serta lembaga pendidikan tinggi untuk menilai reputasi, kualitas akademik, dan daya saing global suatu universitas.
Selain versi global, QS juga memiliki versi regional seperti QS Asia University Rankings, di mana Unusa kini resmi tercatat.
Sebelumnya, Unusa telah menunjukkan performa kuat dalam beberapa pemeringkatan internasional. Dalam Webometrics 2025, Unusa berada di posisi ke-48 nasional.
Pada Scimago Institutions Rankings (SIR) 2025, Unusa menempati peringkat ke-72 di Indonesia. Sedangkan dalam THE Impact Rankings 2025, Unusa masuk dalam kategori 1501+ global ranking.
“Capaian ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Kami akan terus memperkuat reputasi akademik, memperluas kolaborasi riset internasional, dan meningkatkan dampak sosial Unusa sesuai nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman,” tambah Tri Yogi.
Dengan berhasil menembus empat pemeringkatan internasional bergengsi, Webometrics, SIR, THE Impact Rankings, dan QS Rankings, Unusa menegaskan diri sebagai perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dengan pengakuan global paling luas saat ini.
Hasil pemeringkatan ini juga menandakan bahwa Unusa kini diakui sebagai bagian dari jaringan universitas terbaik di Asia.
Ke depan, capaian ini diharapkan mampu menarik lebih banyak mitra kolaborasi internasional, baik dalam bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, maupun hibah riset.
Selain itu, prestasi tersebut diyakini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan dunia industri terhadap kualitas lulusan Unusa, sekaligus menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri.
***Kunjungi kami di news google KilasJava.id













