Example 728x250
Ekonomi Bisnis

Glico WINGS Luncurkan Es Krim Vanilla dengan Topping Keripik Kentang Pertama di Indonesia

59
×

Glico WINGS Luncurkan Es Krim Vanilla dengan Topping Keripik Kentang Pertama di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Glico Wings

KILASJAVA.ID, JAKARTA – Tren kuliner yang sempat dianggap sekadar eksperimen iseng kini menemukan bentuk barunya di industri es krim nasional. Kebiasaan mencelupkan kentang goreng ke dalam es krim vanilla, yang sebelumnya viral di media sosial, resmi diadaptasi menjadi produk komersial oleh Glico WINGS melalui peluncuran es krim Jepang Frostbite Potabee.

Produk ini diperkenalkan kepada publik pada Ahad, (25/1/2026), di kawasan Car Free Day Jakarta. Inovasi tersebut disebut sebagai yang pertama di Indonesia dalam kategori es krim yang menggabungkan vanilla dengan topping keripik kentang asli.

Example 300x600

Frostbite Potabee memadukan es krim vanilla creamy berteknologi Jepang dengan lapisan cokelat tebal dan taburan keripik kentang renyah.

Perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur kriuk dirancang untuk menghadirkan sensasi yang berbeda dari es krim konvensional.

Head of Marketing Glico WINGS, Mulyarasti Soehoed, mengatakan produk ini lahir dari pengamatan terhadap pola konsumsi generasi muda yang gemar mengeksplorasi kombinasi rasa baru.

“Semangat Frostbite adalah mendengar tren di kalangan konsumen dan mewujudkannya menjadi produk berkualitas. Melalui Frostbite Potabee, kami menghadirkan pengalaman rasa yang melampaui batas konvensional es krim,” kata Mulyarasti.

Peluncuran produk ini disambut antusias pengunjung Car Free Day. Truk es krim Glico WINGS dipadati anak muda yang mengantre untuk mencicipi varian baru tersebut secara gratis.

Acara turut dimeriahkan oleh berbagai aktivitas interaktif, termasuk parade es krim, permainan, dan sesi temu penggemar bersama aktor Arya Mohan.

Arya Mohan, yang didapuk sebagai Brand Ambassador Glico WINGS, menggambarkan rasa Frostbite Potabee sebagai pengalaman yang tidak biasa.

“Ada manis dari vanilla dan cokelat, lalu gurih dan kriuk dari keripik kentang. Rasanya nyatu dan nagih,” ujarnya.

Frostbite Potabee merupakan hasil kolaborasi dua merek di bawah naungan Glico WINGS, yakni Frostbite dan Potabee.

Potabee dikenal sebagai keripik kentang yang dibuat dari kentang asli dengan potongan teknologi V-Cut untuk menghasilkan tekstur lebih renyah. Sementara Frostbite mengusung konsep es krim dengan standar rasa Jepang yang selama ini menargetkan konsumen muda.

Kehadiran produk ini menandai upaya Glico WINGS memperluas lanskap inovasi es krim di Indonesia. Produk ini akan mulai dipasarkan pada awal Februari 2026 di supermarket, toko ritel, dan platform daring dengan harga Rp5.000 per unit.

Dalam konteks industri makanan dan minuman, Frostbite Potabee menunjukkan bagaimana tren digital dapat diolah menjadi produk massal yang relevan secara komersial.

Alih-alih sekadar mengikuti viralitas, Glico WINGS mengemas fenomena kuliner tersebut ke dalam format yang praktis dan terjangkau.

Glico WINGS sendiri merupakan perusahaan patungan antara Glico Group dan Wings Group yang berdiri pada 2017. Melalui merek-mereknya seperti Frostbite, Waku Waku, dan Haku, perusahaan ini menargetkan pasar es krim Indonesia dengan pendekatan inovasi rasa berbasis selera generasi muda.

Dengan peluncuran Frostbite Potabee, Glico WINGS menegaskan ambisinya sebagai trendsetter di segmen es krim. Eksperimen rasa yang dahulu lahir dari pinggir piring kini resmi masuk ke rak ritel nasional.

***Kunjungi kami di news google KilasJava.id

Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *