Example 728x250
Terkini

Lazisnu PCNU Surabaya Siapkan Amil Zakat Profesional dan Amanah

33
×

Lazisnu PCNU Surabaya Siapkan Amil Zakat Profesional dan Amanah

Sebarkan artikel ini
Lazisnu PCNU

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Lazisnu PCNU Surabaya menggelar Madrasah Amil sebagai langkah konkret menyiapkan amil zakat yang profesional, amanah, dan sesuai tuntunan syariat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor PCNU Surabaya pada Ahad, 1 Februari 2026, dan mendapat sambutan luas dari para pengelola zakat di tingkat akar rumput.

Example 300x600

Madrasah Amil menjadi ruang pembinaan bagi calon pengurus Lazisnu, mulai dari unsur JPZIS, tim masjid dan musala, hingga pengurus ranting.

Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus meningkatkan kapasitas manajerial amil dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

Ketua Lazisnu PCNU Surabaya, Abdullah Iskak, menyampaikan bahwa pengelolaan zakat tidak boleh dilakukan secara serampangan.

Menurut dia, amil zakat harus memiliki pemahaman yang utuh, baik dari sisi fikih maupun tata kelola kelembagaan.

“Zakat adalah amanah besar dari umat. Karena itu, amil harus paham syariat, profesional dalam pendistribusian, dan tertib dalam pelaporan,” ujar Abdullah.

Ia menegaskan, mulai tahun 2026 tidak lagi menggunakan sistem panitia zakat fitrah yang bersifat musiman. Seluruh pengelolaan zakat fitrah akan ditangani oleh amil zakat resmi yang dikoordinasikan langsung oleh Lazisnu PCNU Surabaya.

Selain itu, Abdullah berharap setiap MWCNU mampu menyelenggarakan Madrasah Amil secara mandiri di wilayah masing-masing. Lazisnu PCNU Surabaya, kata dia, siap memberikan dukungan, termasuk menghadirkan pemateri bila diperlukan.

Menjelang Ramadan 2026, Lazisnu PCNU Surabaya juga menyiapkan sejumlah program unggulan. Di antaranya Ngaji Bareng yang bekerja sama dengan LBM dan MMI, dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Program ini diharapkan menjadi ruang edukasi keagamaan sekaligus penguatan ukhuwah.

Untuk segmen anak-anak, Lazisnu meluncurkan program NU Berkisah yang menyasar siswa TK dan SD.

Program ini berfokus pada pendidikan karakter, khususnya penanaman nilai infak dan sedekah sejak usia dini. Kegiatan akan dilaksanakan di masjid, sekolah, madrasah, hingga TPA dengan pola kolaboratif.

Kepala Cabang Lazisnu Surabaya, Jufri, mengatakan antusiasme peserta Madrasah Amil melebihi ekspektasi. Dari target awal 100 peserta, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 125 orang.

“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ilmu keamilan semakin meningkat,” katanya.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan seputar kelembagaan amil zakat, infak, dan sedekah, termasuk kewajiban transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Materi tersebut disampaikan oleh Direktur Lazisnu PWNU Jawa Timur, Gus Rofi’i.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman fikih zakat, infak, dan sedekah yang sering dijumpai dalam praktik di masyarakat. Materi ini disampaikan oleh Ketua LBM PCNU Surabaya periode 2018–2023, Robi Aksam, alumnus Pondok Pesantren Sidogiri.

Jufri menegaskan, Lazisnu PCNU Surabaya berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para amil.

Ia mengingatkan pentingnya kompetensi dalam mengelola dana umat, agar amanah yang diemban tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Harapannya, saat Ramadan tiba, para amil sudah siap menjalankan tugas dengan baik, bertanggung jawab, dan sesuai tuntunan agama,” ujarnya.

***Kunjungi kami di news google KilasJava.id

Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *