Example 728x250
Pemerintahan

Gratis! Kemnaker Buka 70 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi 2026, Lulusan SMA/SMK Prioritas

11
×

Gratis! Kemnaker Buka 70 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi 2026, Lulusan SMA/SMK Prioritas

Sebarkan artikel ini
Kemnaker

KILASJAVA.ID, JAKARTA – Pemerintah kembali menggelar Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 sebagai langkah konkret memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia. Program yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan ini dibuka gratis dan menargetkan lebih dari 70 ribu peserta sepanjang tahun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi instrumen strategis dalam menyiapkan SDM unggul menuju 2045. Konsep yang diusung berbasis link and match, sehingga materi pelatihan dirancang selaras dengan kebutuhan riil dunia usaha dan industri.

Example 300x600

Pendekatan tersebut dinilai penting di tengah perubahan struktur ekonomi yang semakin digital dan berbasis teknologi. Lulusan pelatihan diharapkan tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki etos kerja, disiplin, dan produktivitas yang tinggi.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyebutkan bahwa pada Batch 1 disiapkan 20 ribu kuota. Secara keseluruhan, program ini akan dibagi dalam tiga gelombang dengan total penerima manfaat lebih dari 70 ribu orang.

Pelatihan dilaksanakan serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas serta 13 Satuan Pelayanan Kemnaker di berbagai daerah. Skema ini memperluas akses pelatihan, termasuk bagi masyarakat di luar kota-kota besar.

Program terbuka bagi warga berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun SIAPkerja. Untuk gelombang pertama, prioritas diberikan kepada lulusan SMA, SMK, dan MA sederajat tahun 2023 hingga 2025.

Kebijakan ini diarahkan untuk menjawab tantangan tingginya pencari kerja usia muda sekaligus mengurangi kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan industri.

Pendaftaran Batch 1 berlangsung melalui laman skillhub.kemnaker.go.id pada 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Seleksi dijadwalkan 9–15 Maret 2026, pengumuman hasil pada 16 Maret 2026, dan pelatihan dimulai 1 April 2026.

Bidang kejuruan yang tersedia mencakup teknologi informasi dan komunikasi, kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

Adapun program pelatihannya antara lain Internet of Things, instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.

Peserta tidak dipungut biaya. Selain pelatihan dan makan siang gratis, tersedia bantuan transportasi serta perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta juga memperoleh sertifikat pelatihan dari balai vokasi dan Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Untuk lokasi tertentu, disediakan fasilitas asrama sesuai kriteria dan ketersediaan.

Program ini menjadi sinyal kuat bahwa investasi pada kompetensi dan produktivitas tenaga kerja kini ditempatkan sebagai prioritas pembangunan ekonomi.

Di tengah kompetisi global dan percepatan transformasi industri, pelatihan vokasi berbasis kebutuhan pasar menjadi fondasi penting agar angkatan kerja Indonesia tidak sekadar menjadi penonton, tetapi pemain utama dalam rantai nilai ekonomi nasional.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *