Example 728x250
Pendidikan

Persaingan Ketat SNBP Unair 2026, Prodi Kedokteran Tembus Rasio Ekstrem

12
×

Persaingan Ketat SNBP Unair 2026, Prodi Kedokteran Tembus Rasio Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Unair
Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan, SE., MSi., MFin, saat wawancara.

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Airlangga (Unair) mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah peminat. Sebanyak 29.947 peserta tercatat bersaing memperebutkan 2.430 kursi yang tersedia. Tingkat keketatan mencapai 8,11 persen, mencerminkan kompetisi yang semakin selektif di salah satu perguruan tinggi unggulan nasional.

Rektor Madyan mengungkapkan, tingginya jumlah pendaftar menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan Universitas Airlangga. Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa (31/3/2026).

Example 300x600

Dari keseluruhan proses seleksi, Universitas Airlangga menerima 2.506 mahasiswa baru atau setara 103,1 persen dari daya tampung yang ditetapkan.

Komposisi penerimaan tersebut menunjukkan fleksibilitas kebijakan dalam mengakomodasi calon mahasiswa berprestasi.

Dari jumlah mahasiswa yang diterima, sebanyak 806 orang atau 32,2 persen merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah.

Capaian ini memperlihatkan komitmen terhadap perluasan akses pendidikan tinggi bagi kelompok masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

Dominasi mahasiswa perempuan juga terlihat mencolok. Sebanyak 1.890 mahasiswa atau 75,5 persen dari total penerimaan merupakan perempuan.

Fenomena ini tidak hanya mencerminkan tren partisipasi pendidikan, tetapi juga menunjukkan pergeseran preferensi bidang studi di kalangan perempuan.

Secara geografis, mahasiswa yang diterima berasal dari 38 provinsi hingga luar negeri. Jawa Timur menjadi kontributor terbesar dengan 1.754 mahasiswa atau sekitar 70,02 persen. Disusul Jawa Tengah sebesar 7,07 persen, Jawa Barat 4,59 persen, serta DKI Jakarta 3,11 persen. Pada tingkat kabupaten/kota, Surabaya mendominasi dengan 483 mahasiswa atau 19,28 persen dari total penerimaan.

Pada level program studi, tingkat persaingan paling ketat terjadi di S1 Kedokteran dengan tingkat keketatan mencapai 0,03. Angka tersebut menegaskan posisi program studi ini sebagai salah satu yang paling kompetitif secara nasional.

Selain itu, Teknik Biomedis dan D4 Teknologi Laboratorium Medik juga mencatat tingkat keketatan yang sangat rendah, menandakan tingginya minat dibandingkan daya tampung.

Program studi lain seperti Ilmu Komunikasi, Farmasi, dan Kebidanan turut masuk dalam kategori favorit dengan rasio penerimaan yang terbatas.

Di sisi lain, sejumlah program studi menunjukkan karakteristik peminat yang khas. Kebidanan mencatat 100 persen mahasiswa perempuan, sementara Keperawatan dan Teknologi Laboratorium Medik didominasi perempuan dengan persentase di atas 90 persen.

Dinamika menarik juga terlihat dari profil mahasiswa yang diterima. Tercatat peserta termuda berusia 14 tahun 7 bulan yang berhasil lolos pada program studi Farmasi.

Selain itu, terdapat sejumlah pasangan kembar yang sama-sama diterima, baik pada program studi yang sama maupun berbeda.

Distribusi asal sekolah menunjukkan 1.219 sekolah berhasil meloloskan siswanya ke Universitas Airlangga melalui jalur SNBP.

Angka ini menandakan semakin meratanya kualitas pendidikan menengah serta menguatkan posisi SNBP sebagai jalur seleksi berbasis prestasi akademik yang inklusif.

Rektor menambahkan, peserta yang dinyatakan eligible pada SNBP tidak dapat mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes sebelum memperoleh hasil akhir seleksi.

Pengumuman hasil SNBP 2026 dijadwalkan berlangsung pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *