Example 728x250
Pendidikan

Mahasiswa FK UNAIR Ukir Prestasi Lewat Lomba Vokal Internasional

45
×

Mahasiswa FK UNAIR Ukir Prestasi Lewat Lomba Vokal Internasional

Sebarkan artikel ini
UNAIR
As Syifa Adn, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR, berhasil meraih medali emas.

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Airlangga. As Syifa Adn, mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR, berhasil meraih medali emas dalam ajang “Solo Singing International Competition” yang merupakan bagian dari Bali International Choir Festival.

Kompetisi bergengsi tersebut berlangsung di Badung, Bali, pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2025.

Example 300x600

Keberhasilan ini menambah daftar capaian Syifa di bidang tarik suara. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa kedokteran, ia tetap aktif mengembangkan potensi di luar akademik, khususnya dalam bidang seni vokal.

Dalam pernyataannya, Syifa mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas pencapaian ini. Ia mengaku tidak menyangka akan meraih medali emas, mengingat persiapan yang dilakukan terbilang sangat singkat.

“Saya hanya memiliki waktu latihan sekitar 10 hari karena jadwal ujian yang berdekatan dengan waktu kompetisi. Banyak kewajiban akademik yang harus saya prioritaskan. Libur semester yang seharusnya digunakan untuk istirahat pun saya manfaatkan untuk berlatih secara intensif,” ujarnya.

Syifa mengaku tantangan terbesar dalam kompetisi ini adalah keterbatasan waktu latihan yang signifikan.

Jika pada tahun sebelumnya ia dapat berlatih selama satu tahun penuh, maka kali ini hanya tersedia waktu sepuluh hari. Ia membawakan lagu “Bridge Over Troubled Water”, sebuah komposisi yang membutuhkan teknik vokal tinggi dan improvisasi rumit.

“Sempat terlintas pikiran untuk tidak ikut berangkat karena merasa belum siap secara teknis dan mental. Lagu yang saya bawakan juga baru dan sangat menantang. Namun, alhamdulillah saya tetap diberi kesempatan untuk tampil dan ternyata bisa meraih medali emas,” jelasnya.

Meskipun telah memiliki pengalaman dalam berbagai ajang kompetisi, Syifa menekankan bahwa ia terus melatih diri untuk mempertajam kemampuan vokalnya.

Menurutnya, perkembangan tidak akan pernah berhenti selama seseorang memiliki tekad untuk belajar dan bertumbuh.

Di tengah pencapaian tersebut, Syifa tetap menjunjung tinggi tanggung jawab akademiknya. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam non-akademik tidak harus mengorbankan kewajiban utama sebagai mahasiswa.

“Akademik bukanlah penghalang untuk berkembang dalam karir. Selama kita mau berjuang, belajar, dan beradaptasi, keduanya bisa berjalan beriringan menuju kesuksesan. Jangan pernah mengesampingkan salah satunya. Terus berlatih dan berdoa, itulah kunci keberhasilan,” pungkasnya.

***Kunjungi kami di news google KilasJava.id

Example 300250 Example 300250
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *