Example 728x250
Terkini

Jejak Pencarian Saleh, Kerinduan Anak yang Terpisah Puluhan Tahun

18
×

Jejak Pencarian Saleh, Kerinduan Anak yang Terpisah Puluhan Tahun

Sebarkan artikel ini
Pencarian
Foto Muhammad Slamet Yadi/Saleh, diambil dari album keluarga.

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Pencarian Seorang Anak terhadap Ayah Kandungnya yang Terpisah 32 Tahun Masih Berlanjut. Harapan seorang anak untuk kembali bertemu dengan ayah kandungnya yang telah terpisah selama lebih dari tiga dekade belum padam.

Erwin Adha, warga yang kini menetap di Kediri, hingga kini masih menelusuri keberadaan ayahnya, Saleh, yang terpisah darinya sejak 32 tahun lalu karena kondisi kehidupan yang sulit.

Example 300x600

Kepada media ini, Erwin Adha mengungkapkan bahwa pencarian tersebut sempat menemukan titik terang, meskipun masih belum memberikan kepastian yang jelas.

Informasi awal yang ia terima menyebutkan bahwa ayahnya diduga pernah terlihat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di kawasan Jetis.

“Informasi yang saya dapat, bapak sempat terlihat di sekitaran Jogja, daerah Jetis. Tapi karena datanya sangat minim, sampai sekarang belum bisa dipastikan,” ujar Erwin Adha saat dikonfirmasi.

Berbekal informasi tersebut, Erwin Adha mendatangi langsung kawasan Jetis, Yogyakarta, dan melakukan penelusuran secara mandiri.

Namun, luasnya wilayah dan terbatasnya keterangan membuat pencarian belum membuahkan hasil. Hingga kini, keberadaan Saleh masih belum dapat dipastikan.

Belakangan, muncul pula informasi baru yang diterima Erwin Adha dari kerabatnya, yang menyebutkan bahwa ayahnya diduga berada di wilayah Jakarta.

Informasi tersebut menambah arah pencarian, meskipun kembali tanpa petunjuk detail.

Erwin Adha diketahui merupakan putra dari Elly Hindayati, dan semasa kecil berdomisili di Surabaya, tepatnya di kawasan Kupang Gunung Barat Gang 4.

Ayah kandungnya diketahui bernama Mohamad Slamet Yadi, yang juga dikenal dengan nama Saleh.

Dalam upaya pencarian, Erwin Adha juga menyampaikan sejumlah informasi tambahan yang pernah ia peroleh dari berbagai sumber.

Di antaranya, Saleh disebut pernah bekerja di bidang perabotan pesawat di wilayah Solo Proliman, sempat berada di Sleman, DIY, serta pernah terlihat di Jakarta sekitar tahun 2010 hingga 2012.

Saat itu, Saleh dikabarkan bekerja di bagian housekeeping Hotel Menara Mulia dan sempat berinteraksi dengan sejumlah rekan kerja.

Melalui media ini, Erwin Adha menyampaikan harapan agar masyarakat yang pernah melihat atau mengetahui keberadaan ayahnya dapat memberikan informasi.

Ia membuka diri terhadap segala bentuk keterangan yang dapat membantu mempertemukannya kembali dengan sang ayah.

“Saya mohon dengan sangat, jika ada yang pernah melihat atau mengenal bapak saya, Saleh, mohon bantuannya untuk memberikan informasi,” tuturnya.

Dengan suara yang penuh harap, Erwin Adha menegaskan bahwa pencarian ini bukan sekadar soal menemukan alamat atau keberadaan, tetapi tentang kerinduan seorang anak yang ingin kembali memeluk orang tuanya setelah terpisah puluhan tahun.

“Besar harapan saya ingin bertemu dengan bapak saya,” kata Gus Adha, mengutip perasaan Erwin Adha.

Pencarian ini menjadi potret tentang ikatan keluarga yang tak lekang oleh waktu, sekaligus pengingat bahwa di balik dinamika kehidupan, ada kerinduan yang terus hidup meski jarak dan waktu telah memisahkan.

Bagi yang pernah bertemu dengan beliau, silakan hubungi di nomor: +62 896-8454-1135.

***Kunjungi kami di news google KilasJava.id

Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *