KILASJAVA.ID, SURABAYA – Di tengah persaingan peserta dari berbagai negara, nama Indonesia kembali bergema di panggung internasional. Kali ini, kehormatan itu datang dari Summer Nichols Tjahjono. Model cilik sekaligus penyanyi muda asal Indonesia tersebut berhasil meraih gelar Junior Culture Ambassador pada ajang World Junior Tourism Ambassador 2026 yang digelar di Da Lat, Vietnam, pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Penghargaan tersebut menjadi buah dari proses panjang yang dijalani Summer. Selama mengikuti karantina, ia mampu menunjukkan kemampuan public speaking, disiplin, wawasan budaya, serta kepercayaan diri yang menjadi unsur utama dalam penilaian dewan juri.
World Junior Tourism Ambassador merupakan kompetisi internasional yang mempertemukan anak-anak dan remaja dari berbagai negara sebagai duta budaya dan pariwisata.
Ajang ini tidak hanya menguji kemampuan tampil di atas panggung, tetapi juga menilai karakter, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, hingga pemahaman peserta terhadap keberagaman budaya dunia.
Seluruh finalis menjalani agenda yang padat selama masa karantina. Mereka mengikuti pelatihan kepemimpinan, presentasi budaya, pembinaan etika, public speaking, hingga berbagai aktivitas yang dirancang untuk membentuk generasi muda yang mampu menjadi representasi negaranya di tingkat internasional.
Pada sesi National Costume, Summer tampil membawa identitas budaya Indonesia melalui busana adat Minangkabau dari Sumatra Barat.
Kostum berbahan songket merah keemasan itu menghadirkan visual Rumah Gadang lengkap dengan ornamen kepala kerbau yang menjadi simbol budaya Minangkabau.
Penampilannya mendapat perhatian karena berhasil memadukan unsur tradisi dengan penyajian yang elegan.
Penampilan berikutnya tak kalah mencuri perhatian. Dalam kategori High Fashion with Local Fabric, Summer mengenakan busana berbahan batik tulis berwarna ungu dengan ornamen wayang pada bagian dada.
Busana tersebut dipadukan dengan headpiece karnaval berbulu karya desainer Indonesia, menghadirkan perpaduan antara kekayaan wastra Nusantara dan sentuhan fesyen modern.
Memasuki malam grand final, Summer berjalan anggun mengenakan gaun berwarna fuchsia bersama para finalis dari berbagai negara. Setelah seluruh tahapan penilaian selesai, namanya diumumkan sebagai penerima gelar Junior Culture Ambassador, salah satu penghargaan bergengsi dalam kompetisi tersebut.
Regional Director Indonesia, Deddy Sahbana, mengatakan pencapaian Summer merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah berlangsung selama beberapa tahun.
Menurut Deddy, bakat Summer sudah terlihat sejak mengikuti ajang Putra Putri Kebudayaan Cilik Remaja Nusantara 2025.
Kemampuan beradaptasi, kecerdasan, serta konsistensinya selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan membuat Summer dinobatkan sebagai Winner Putri Kebudayaan Cilik Nusantara 2025.
“Ketika dipercaya menjadi delegasi Indonesia di World Junior Tourism Ambassador 2026, Summer mampu menjaga performanya sejak masa karantina hingga malam final. Konsistensi itulah yang mengantarkannya meraih gelar Junior Culture Ambassador,” ujarnya.
Perjalanan Summer juga tidak terlepas dari dukungan keluarga. Ibundanya, Natalia Citro, mengatakan putrinya telah menunjukkan ketertarikan terhadap dunia seni sejak usia dini.
Menurut Natalia, Summer aktif mengembangkan kemampuan di berbagai bidang, mulai dari menyanyi, modelling, bermain piano, menggambar, hingga berbagai aktivitas kreatif lainnya.
Sejak berusia sekitar enam setengah tahun, ia telah mengikuti pelatihan modelling dan terus berlatih secara rutin untuk mengembangkan potensinya.
“Summer tumbuh dengan kecintaan terhadap dunia seni. Semua bakatnya terus diasah melalui latihan yang konsisten sehingga ia mampu meraih prestasi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Pada 2025, Summer juga dipercaya menjadi Delegasi Indonesia untuk tampil menyanyi di Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai Duta Budaya,” kata Natalia.
Keikutsertaan Summer di Vietnam tidak hanya menghadirkan prestasi pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
Melalui busana tradisional, wastra Nusantara, dan kemampuan komunikasi yang dimilikinya, ia membawa pesan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kapasitas untuk tampil percaya diri di forum internasional sekaligus menjadi wajah promosi budaya bangsa.













