Pendidikan

Pentas Seni Akhiri MPLS SMA Khadijah Surabaya, Literasi Digital Jadi Bekal Siswa Baru

13
×

Pentas Seni Akhiri MPLS SMA Khadijah Surabaya, Literasi Digital Jadi Bekal Siswa Baru

Sebarkan artikel ini
SMA Khadijah Surabaya
Kepala SMA Khadijah Surabaya, H. Mohammad Iqbal, S.Ag., M.Si., saat sambutan.

Produk kreatif tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengenalkan identitas sekolah sekaligus melatih kemampuan komunikasi digital yang kini menjadi bagian penting dalam kehidupan generasi muda.

Iqbal menilai pendekatan berbasis proyek semacam itu membuat siswa lebih cepat memahami budaya sekolah sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka sejak awal memasuki jenjang SMA.

Example 300x600

Ia menjelaskan, selama MPLS para siswa juga dikenalkan pada konsep pesantren kota yang menjadi karakter pendidikan di SMA Khadijah.

Melalui pendekatan tersebut, siswa memahami kebiasaan positif yang diterapkan setiap hari, mulai dari budaya disiplin, pembiasaan ibadah, hingga sikap saling menghormati dalam kehidupan sekolah.

Menurutnya, pendidikan saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik. Sekolah juga harus membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, adaptif, kreatif, serta memiliki karakter yang kuat untuk menghadapi perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat.

Karena itu, MPLS di SMA Khadijah dirancang bukan sekadar memperkenalkan gedung, guru, maupun tata tertib sekolah.

Program tersebut menjadi fondasi awal pembentukan karakter, penguatan budaya sekolah, pengembangan potensi diri, serta penanaman nilai-nilai kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.

Dengan bekal tersebut, siswa diharapkan mampu menjalani proses pendidikan secara lebih siap, nyaman, dan memiliki arah pengembangan diri yang jelas.

Isu perundungan juga menjadi perhatian serius sekolah. Iqbal mengatakan SMA Khadijah telah membangun sistem pencegahan yang melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari bidang kesiswaan, guru bimbingan konseling, wali kelas, tenaga pendidik, hingga orang tua siswa.

Sejak awal masuk sekolah, seluruh peserta didik diberikan pemahaman mengenai aturan dan mekanisme penanganan apabila terjadi perundungan.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *