Pendidikan

Pendidikan Dokter, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat Unusa Raih Hibah PP-PTS 2026

11
×

Pendidikan Dokter, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat Unusa Raih Hibah PP-PTS 2026

Sebarkan artikel ini
Unusa
Gedung Unusa

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Kepercayaan pemerintah terhadap kualitas pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali bertambah. Tiga program studi di bidang kesehatan kampus tersebut berhasil memenangkan hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2026 Skema B dengan nilai pendanaan mencapai lebih dari Rp500 juta.

Program studi yang memperoleh hibah meliputi S1 Pendidikan Dokter, S1 Keperawatan, dan S1 Kesehatan Masyarakat.

Example 300x600

Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan fasilitas akademik, sekaligus mengembangkan kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin dinamis.

PP-PTS merupakan program strategis Kementerian Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi swasta. Program ini terbagi dalam dua skema.

Skema A ditujukan bagi perguruan tinggi yang membutuhkan penguatan sarana dan proses pembelajaran, sedangkan Skema B diberikan kepada perguruan tinggi yang telah memiliki kapasitas kelembagaan kuat dan dinilai siap melakukan lompatan mutu pendidikan.

Masuknya tiga program studi Unusa sebagai penerima hibah Skema B menjadi indikator bahwa kampus tersebut dinilai mampu mengembangkan pendidikan tinggi yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Program ini juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ketiga mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Penguatan pendidikan tenaga kesehatan dipandang sebagai investasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., mengatakan hibah tersebut menjadi amanah bagi Unusa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi.

“Program ini menjadi momentum bagi Unusa untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan perkembangan layanan kesehatan,” ujarnya.

Menurut Tri Yogi, penguatan kompetensi lulusan menjadi salah satu langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan sistem pelayanan kesehatan, dan kebutuhan pembangunan nasional.

Melalui pendanaan tersebut, ketiga program studi akan melaksanakan berbagai program peningkatan mutu, mulai dari pengembangan metode pembelajaran, penguatan fasilitas akademik, peningkatan kapasitas dosen, hingga inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital.

Program Studi S1 Pendidikan Dokter akan memperkuat pembelajaran berbasis rumah sakit pendidikan yang telah terintegrasi.

Sementara itu, S1 Keperawatan dan S1 Kesehatan Masyarakat akan memperluas pembelajaran berbasis praktik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta optimalisasi teknologi digital dalam proses akademik.

Capaian tersebut menambah daftar prestasi Unusa dalam beberapa tahun terakhir. Kampus yang dikenal memiliki fokus kuat di bidang kesehatan itu terus menunjukkan peningkatan melalui penguatan akreditasi, perluasan kerja sama internasional, serta berbagai pengakuan pada pemeringkatan perguruan tinggi tingkat nasional dan dunia.

Dukungan hibah PP-PTS 2026 akan menjadi salah satu modal untuk mempercepat pengembangan ekosistem pendidikan kesehatan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan Indonesia.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *