KILASJAVA.ID, BONDOWOSO – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk melalui Branch Office Bondowoso mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp316 miliar hingga Juli 2026. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada lebih dari 7.500 nasabah sebagai bagian dari upaya memperkuat produktivitas dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Branch Office Head BRI Bondowoso Agus Tri Wiyono mengatakan, penyaluran KUR di wilayah kerja BRI Bondowoso hingga Juli 2026 didominasi oleh sektor pertanian dan perdagangan. Kedua sektor tersebut menyumbang porsi lebih dari 80 persen dari total penyaluran.
Menurut Agus, komposisi tersebut menunjukkan bahwa pembiayaan yang diberikan BRI diarahkan pada sektor usaha produktif yang memiliki nilai tambah terhadap perekonomian daerah.
“Ini merupakan bagian dari peran BRI dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM di daerah. Selain memperluas akses pembiayaan, BRI juga mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pemberdayaan,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, dukungan BRI kepada pelaku usaha tidak hanya melalui penyediaan modal, tetapi juga mencakup pendampingan usaha dan edukasi finansial. Langkah tersebut dilakukan agar para debitur mampu mengelola usaha secara lebih baik, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.
Melalui akses permodalan yang lebih mudah, pelaku usaha di wilayah Bondowoso dan sekitarnya memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas bisnis, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Agus menambahkan, penyaluran KUR tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BRI yang sejalan dengan Astacita Pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, perluasan kesempatan kerja, serta pemerataan pembangunan.
“Dengan strategi yang terfokus pada sektor produktif, BRI Bondowoso optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal,” katanya.
Ke depan, BRI Bondowoso akan terus mendorong penyaluran KUR dengan fokus pada sektor produktif agar pembiayaan yang diberikan mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya,” ujar Agus.
Ia juga menegaskan bahwa BRI terus mendorong pelaku usaha agar meningkatkan literasi digital dan memanfaatkan berbagai platform penjualan online untuk memperluas kapasitas usaha serta mendorong UMKM naik kelas.














