Example 728x250
Terkini

Dukung Tanggap Darurat Semeru, Unusa Kirim Tim Relawan Kemanusiaan

112
×

Dukung Tanggap Darurat Semeru, Unusa Kirim Tim Relawan Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
Unusa

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memberangkatkan Tim Relawan Bencana untuk membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru.

Pelepasan dilakukan pada Rabu (26/11) pagi dari Kampus B Unusa, dipimpin Wakil Rektor I Unusa, Prof. Dr. Eng. Ir. Ahmad Rusdiansyah, M.Eng., CSCP, CLTD, IPU.

Example 300x600

Dalam arahannya, ia meminta para relawan menjalankan tugas dengan empati serta tetap menjaga kesehatan selama berada di lokasi bencana.

Ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan tidak mudah, namun berharap kehadiran relawan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga terdampak.

Sebanyak 12 relawan diberangkatkan, terdiri atas 10 mahasiswa dan 2 dosen pendamping. Mereka akan bertugas selama sekitar 34 hari sesuai masa tanggap darurat yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Jika masa tanggap diperpanjang, Unusa telah menyiapkan kloter lanjutan.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unusa, Achmad Syafiuddin, S.Si., M.Phil., Ph.D., menyampaikan bahwa durasi penugasan mengikuti kebijakan pemerintah daerah. Unusa juga menyiapkan tim tambahan bila diperlukan.

Para mahasiswa yang diterjunkan berasal dari program studi S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Gizi, S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, S1 Keperawatan, serta anggota UKM Mahasiswa Siaga Bencana (Magana). UKM ini telah mendapatkan pembekalan penanganan bencana melalui pelatihan bersama BPBD Jawa Timur.

Dosen Unusa sekaligus Manajer Program Unusa–UNICEF, Rizki Amalia, SST, MPH, menjelaskan bahwa misi ini juga merupakan implementasi kerja sama antara Unusa dan UNICEF dalam Program Rencana Kontingensi.

Dinas Kesehatan Lumajang sebelumnya telah meminta dukungan relawan untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak.

Di lokasi bencana, relawan Unusa akan membantu penyediaan layanan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), pemeriksaan tumbuh kembang anak, serta pemetaan kebutuhan gizi lansia.

Tim akan bertugas di kawasan dalam radius 10 kilometer dari titik terdampak, wilayah yang saat ini belum memiliki dapur PMBA maupun layanan kesehatan anak.

Keberangkatan ini menjadi bentuk kontribusi Unusa dalam mendukung upaya tanggap darurat serta memperkuat layanan kesehatan bagi kelompok rentan di daerah terdampak erupsi.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *