Pendidikan

UNAIR Kukuhkan 1.796 Mahasiswa Pascasarjana

11
×

UNAIR Kukuhkan 1.796 Mahasiswa Pascasarjana

Sebarkan artikel ini
Unair

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Universitas Airlangga (UNAIR) mengukuhkan sebanyak 1.796 mahasiswa baru Program Pascasarjana, Spesialis, Subspesialis, dan Profesi dalam prosesi yang berlangsung di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C, Surabaya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik ribuan mahasiswa yang akan menempuh pendidikan lanjutan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Example 300x600

Dari total mahasiswa yang dikukuhkan, sebanyak 370 orang berasal dari Program Doktor, 923 mahasiswa Program Magister, 60 mahasiswa Program Subspesialis, 345 mahasiswa Program Spesialis, serta 98 mahasiswa Program Profesi.

Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin mengajak seluruh mahasiswa baru menjadikan Excellence with Morality sebagai fondasi selama menjalani pendidikan.

Menurutnya, nilai tersebut tidak hanya menjadi identitas UNAIR, tetapi juga pedoman dalam berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prof Madyan mengatakan keputusan melanjutkan studi di UNAIR merupakan langkah penting dalam perjalanan akademik maupun profesional setiap mahasiswa.

Ia menyebut kampus bukan sekadar ruang belajar, melainkan tempat bertumbuh melalui kolaborasi, penelitian, dan pengembangan inovasi.

“Hari ini, kita menyambut hadirnya para akademisi, peneliti, profesional, dan calon pemimpin masa depan. Para akademisi yang akan menjadi bagian dari perjalanan panjang UNAIR dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan di masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Prof Madyan, keberadaan mahasiswa pascasarjana memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem riset dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan universitas.

Karena itu, proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik semata, melainkan juga diarahkan untuk menghasilkan solusi yang berdampak bagi masyarakat.

Rektor menegaskan UNAIR dibangun sebagai academic community yang menjunjung tinggi nilai Excellence with Morality melalui semangat UNAIR HEBAT. Nilai tersebut menjadi karakter yang diharapkan melekat pada seluruh sivitas akademika.

Ia menjelaskan, Honest dan Helpful mengajarkan pentingnya kejujuran, kerendahan hati, rasa percaya diri, serta kemampuan bekerja sama.

Sementara Excellent menjadi pengingat agar setiap insan akademik selalu memberikan hasil terbaik melalui disiplin, kerja keras, dan profesionalisme.

Adapun nilai Brave, lanjut Prof Madyan, menekankan keberanian yang bertanggung jawab, kepemimpinan, serta komitmen terhadap keadilan dan amanah.

Nilai Agile mendorong mahasiswa berpikir kritis, adaptif, inovatif, sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Di sisi lain, nilai Transcendent mengingatkan bahwa seorang akademisi tidak cukup hanya unggul secara intelektual. Mereka juga dituntut memiliki nilai kemanusiaan, religiusitas, dan kepedulian sosial.

“Nilai-nilai inilah yang akan membimbing mahasiswa menjadi pribadi yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter yang kuat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Prof Madyan juga menyinggung berbagai capaian yang diraih UNAIR dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh sivitas akademika dan tidak semata diukur dari posisi dalam pemeringkatan ataupun penghargaan yang diterima.

Ia menegaskan ukuran utama keberhasilan perguruan tinggi adalah sejauh mana ilmu pengetahuan yang dikembangkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Karena itu, mahasiswa pascasarjana diminta turut menjaga reputasi akademik UNAIR melalui karya ilmiah, integritas, kolaborasi, dan kontribusi yang berdampak.

“Sebagai keluarga besar UNAIR, Bapak atau Ibu mahasiswa Pascasarjana memiliki peran penting untuk turut menjaga dan memperkuat reputasi akademik UNAIR. Hal itu melalui karya-karya terbaik, integritas, semangat kolaborasi, dan kontribusi,” tegasnya.

Prof Madyan juga memastikan universitas akan terus memperkuat dukungan terhadap proses pendidikan melalui penyediaan fasilitas akademik maupun sarana penunjang penelitian.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa mengembangkan kapasitas akademik dan profesional secara optimal.

Ia mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan seluruh fasilitas yang tersedia untuk memperluas wawasan, memperdalam keilmuan, serta membangun jejaring akademik dengan dosen, profesor, peneliti, maupun sesama mahasiswa.

“Saya berharap Bapak atau Ibu dapat memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya sebagai bagian dari perjalanan akademik di UNAIR. Gunakan kesempatan ini untuk memperluas wawasan, memperdalam keilmuan, serta membangun kolaborasi dengan para dosen, profesor, dan sesama mahasiswa,” pesannya.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60