Example 728x250
Polri

Dukung Green Policing, Polres Kediri Hijaukan Lingkungan Pesantren

5
×

Dukung Green Policing, Polres Kediri Hijaukan Lingkungan Pesantren

Sebarkan artikel ini
Polres Kediri

KILASJAVA.ID, KEDIRI – Polres Kediri, Polda Jawa Timur, menanam puluhan bibit pohon buah di lingkungan Pondok Nurul Hakim, Desa Ngino, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Green Policing yang selaras dengan Commander Wish Kapolri 2026 untuk mendukung pelestarian lingkungan.

Bibit yang ditanam terdiri atas sejumlah tanaman produktif, antara lain kelengkeng, mangga, dan alpukat. Selain memperluas ruang terbuka hijau di kawasan pondok pesantren, tanaman tersebut diharapkan memberikan manfaat ekonomi dan pangan bagi para santri serta masyarakat sekitar ketika mulai berbuah.

Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Ny. Ika Latif, memimpin langsung kegiatan penanaman tersebut.

Dalam kegiatan itu, Wahyudin menegaskan bahwa keberhasilan penghijauan tidak cukup diukur dari jumlah bibit yang ditanam.

Menurut dia, keberlanjutan program sangat bergantung pada kepedulian dan konsistensi dalam merawat tanaman hingga tumbuh optimal.

“Penanaman ini barulah langkah awal. Bibit yang sudah tertanam wajib kita rawat bersama dengan penuh kepedulian agar dapat tumbuh optimal dan memberikan dampak positif bagi ekosistem sekitar,” ujar Wahyudin.

Melalui program Green Policing, Polres Kediri berupaya mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan konkret.

Upaya tersebut juga dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga agar gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata.

Lingkungan pondok pesantren dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan penghijauan yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.

Perawatan pohon secara berkelanjutan menjadi bagian penting agar manfaat lingkungan, pangan, dan ekonomi dari tanaman tersebut dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jangan pernah berhenti pada seremonial penanaman. Mari kita jaga dan rawat pohon-pohon ini bersama-sama agar terus tumbuh subur, membawa manfaat nyata, dan menjadi contoh inspiratif bagi wilayah lain,” pungkas Wahyudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60