Pendidikan

Unusa Cetak Guru Berkarakter, 197 Mahasiswa PPG Ikuti Kursus Mahir Pramuka

11
×

Unusa Cetak Guru Berkarakter, 197 Mahasiswa PPG Ikuti Kursus Mahir Pramuka

Sebarkan artikel ini
Unusa

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi selaras dengan Dasa Dharma Pramuka. Pendidikan menjadi sarana membentuk manusia yang beradab, penelitian melatih pola pikir kritis dan inovatif, sedangkan pengabdian menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ilmu yang tinggi akan kehilangan maknanya apabila tidak menghadirkan manfaat bagi sesama. Tri Dharma memberikan kerangka pengabdian seorang intelektual, sedangkan Dasa Dharma menjadi kompas moralnya. Ketika keduanya bertemu dalam diri seorang guru, lahirlah pendidik yang cerdas secara akademik, kuat secara karakter, sekaligus nyata dalam pengabdiannya,” ujarnya.

Example 300x600

Arum menilai KMD dan KML merupakan bekal penting bagi mahasiswa PPG yang akan memasuki dunia pendidikan. Menurutnya, tantangan guru saat ini semakin kompleks karena harus mendampingi peserta didik yang tumbuh dalam ekosistem digital, dipenuhi informasi instan, media sosial, dan perkembangan kecerdasan buatan.

Karena itu, guru dituntut memiliki kemampuan membangun karakter, memperkuat daya pikir kritis, sekaligus menjadi figur yang mampu membimbing peserta didik menghadapi berbagai perubahan sosial.

“Jangan melihat kursus ini hanya sebagai jalan memperoleh sertifikat. KMD dan KML merupakan investasi kompetensi bagi seorang pendidik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arum juga memperkenalkan gagasan Pramuka Produktif sebagai bentuk pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Ia mendorong gugus depan di sekolah maupun perguruan tinggi memanfaatkan lahan yang tersedia untuk mengembangkan pertanian, hortikultura, perikanan, peternakan, hingga kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, kegiatan produktif tersebut tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga menjadi wahana pendidikan karakter melalui pembiasaan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Selain itu, para peserta diajak mulai mempersiapkan berbagai aksi sosial menjelang Perkemahan Wirakarya 2026, seperti renovasi rumah tidak layak huni, penghijauan kawasan permukiman, hingga pembangunan kebun pangan bersama masyarakat.

“Ketika seorang pramuka membantu memperbaiki rumah warga, membersihkan lingkungan, atau membangun kebun pangan bersama masyarakat, sesungguhnya ia sedang mengamalkan Dasa Dharma Pramuka. Di situlah Tri Dharma Perguruan Tinggi bertemu dengan Dasa Dharma Pramuka dalam tindakan nyata,” katanya.

Bagi Unusa, penguatan pendidikan karakter melalui KMD dan KML bukan sekadar memenuhi kompetensi tambahan bagi mahasiswa PPG.

Program ini menjadi bagian dari strategi kampus untuk melahirkan guru-guru masa depan yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan akademik, kepemimpinan, empati sosial, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta komitmen mengabdi kepada masyarakat.

Dengan bekal tersebut, lulusan PPG diharapkan mampu menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter generasi Indonesia di tengah perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *