Example 728x250
Terkini

Kiai Ma’ruf Amin Minta Muktamar ke-35 NU Berjalan Demokratis dan Sesuai Akhlak Ulama

54
×

Kiai Ma’ruf Amin Minta Muktamar ke-35 NU Berjalan Demokratis dan Sesuai Akhlak Ulama

Sebarkan artikel ini
Muktamar NU
KH. Ma'ruf Amin.

KILASJAVA.ID, JOMBANG – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin berharap Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, berlangsung lancar dan menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan warga Nahdliyin.

Harapan tersebut disampaikan Kiai Ma’ruf seusai melakukan ziarah ke makam salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, di Jalan Tambakrejo, Tambakberas, Jombang, Rabu malam, 26 Agustus 2026.

“Harapannya Muktamar ini berjalan dengan baik, tidak ada apa-apa, menghasilkan pemimpin yang memang diharapkan, dan juga tidak ada (proses yang) berjalan dengan tidak terpuji, tidak baik. Semuanya berjalan dan semua memilih pemimpinnya sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan tuntunan para ulama, akhlak ulama itu,” ujar Kiai Ma’ruf.

Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia itu juga mengingatkan agar proses pemilihan dalam Muktamar ke-35 NU tidak diwarnai praktik politik uang. Menurut dia, cara tersebut tidak sesuai dengan nilai yang selama ini dijaga dalam organisasi keagamaan tersebut.

“Ya kita harapkan itu tidak ada, jangan ada, karena tidak layak kalau NU seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, Kiai Ma’ruf bertemu dengan sejumlah kiai sepuh NU di Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur, Rabu siang. Dalam pertemuan itu hadir antara lain KH Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH ‘Athoillah Sholahuddin Anwar, KH Mu’adz Thohir, KH Abdullah Ubab Maimoen, dan KH Muhibbul Aman Aly.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya memberikan ruang kepada peserta Muktamar NU untuk menentukan pilihan secara berdaulat. Kiai Ma’ruf juga meminta agar pemerintah memberikan keleluasaan kepada peserta dalam menentukan pemimpin organisasi.

Ia meminta panitia Muktamar memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif, demokratis, dan tetap berpedoman pada nilai serta akhlak yang diwariskan para ulama pendiri NU.

“Kepada para pelaksana, para panitia supaya menjaga supaya Muktamar ini berjalan dengan kondusif. Jangan terjadi apa-apa dan supaya berjalan secara demokratis dan jujur sesuai dengan akhlak NU,” tutur Kiai Ma’ruf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60