Example 728x250
Pendidikan

Rektor Unusa: Kuliah Bukan Sekadar Mengejar Gelar, Mahasiswa Harus Punya Dampak

77
×

Rektor Unusa: Kuliah Bukan Sekadar Mengejar Gelar, Mahasiswa Harus Punya Dampak

Sebarkan artikel ini

Keterlibatan dalam aktivitas di luar kelas, menurut Tri Yogi, menjadi bagian dari proses pembentukan kepemimpinan. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal ketika mahasiswa memasuki dunia profesional dan terjun ke tengah masyarakat.

Namun, peningkatan kompetensi tidak boleh membuat mahasiswa meninggalkan adab. Tri Yogi menempatkan keluhuran adab sebagai bekal penting di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi.

Masyarakat, kata dia, membutuhkan manusia yang bukan hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan empati.

“Di kampus Unusa, kalian tidak hanya dicetak untuk menjadi orang pintar, tetapi ditempa untuk menjadi orang baik,” tegasnya.Unusa

Tri Yogi menyebut enam pilar karakter yang harus menjadi pegangan mahasiswa Unusa, yakni integritas, adab, sopan santun, empati, solidaritas, dan menghormati sesama. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari karakter Rahmatan lil ‘Alamin yang ingin dibangun Unusa.

Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan keberadaan yang membawa kedamaian, solusi, dan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Kepintaran kalian tidak akan ada gunanya jika kalian miskin adab. IPK 4,00 kalian akan menjadi lembaran kertas tidak berharga jika kalian kehilangan rasa hormat pada kemanusiaan,” ujarnya.

Bagi Tri Yogi, “Level Up Our Future” dan “Gear Up for Impact” merupakan dua gagasan yang tidak terpisahkan. Meningkatkan kapasitas diri harus diikuti kesiapan untuk menggunakan kompetensi dan karakter tersebut agar kehadiran mahasiswa menghasilkan dampak.

“Karakter Rahmatan lil ‘Alamin inilah bekal terpenting kalian agar kehadiran kalian di tengah masyarakat benar-benar membawa dampak kedamaian dan solusi, bukan justru menjadi beban,” katanya.

Tri Yogi juga meminta mahasiswa baru tidak melupakan pengorbanan orang tua yang telah mengantarkan mereka ke perguruan tinggi. Keberhasilan menjalani pendidikan menjadi salah satu bentuk penghargaan terhadap kerja keras dan doa orang tua.

Ia berharap mahasiswa baru Unusa mulai membangun kebiasaan positif sejak semester pertama, dari disiplin belajar, aktif berorganisasi, mengembangkan kompetensi, hingga membangun karakter.

“Jangan pernah sia-siakan air mata dan keringat orang tua kalian,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60