Terkini

Pengajian di Tulungagung, Gus Saladin dan Plt Bupati Serukan Penguatan Nilai Keislaman

11
×

Pengajian di Tulungagung, Gus Saladin dan Plt Bupati Serukan Penguatan Nilai Keislaman

Sebarkan artikel ini
Plt Bupati
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin (tengah), bersama jajaran tokoh agama, takmir masjid, dan ulama menghadiri pengajian akbar dan santunan anak yatim di Masjid Nurul Iman, Desa Kepuh, Dok:David/kilas Java

KILASJAVA.ID, TULUNGAGUNG – Suasana hangat penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Nurul Iman, Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, pada Minggu malam (26/7/2026). Ratusan jamaah dari berbagai kalangan memadati masjid untuk mengikuti pengajian umum dan selapanan, sebuah majelis ilmu yang menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkokoh nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, bersama para ulama, tokoh masyarakat, jajaran Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (N), serta warga sekitar yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, takmir Masjid Nurul Iman, serta seluruh pihak yang telah menjaga tradisi pengajian rutin sebagai sarana memperkuat persatuan masyarakat.

“Majelis ilmu seperti ini bukan hanya menjadi tempat menimba pengetahuan agama, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan warga,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati menegaskan bahwa keberadaan sebuah masjid tidak cukup dinilai dari kemegahan bangunannya semata. Menurutnya, kemuliaan masjid justru tercermin dari banyaknya aktivitas ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat yang berlangsung di dalamnya.

Ia juga menyampaikan pesan yang mengundang perhatian seluruh jamaah.
Ahmad Baharudin mengajak para orang tua untuk tidak ragu membawa anak-anak mereka ke masjid sejak usia dini.
“Jangan takut masjid menjadi ramai oleh suara anak-anak. Justru itu pertanda baik bahwa generasi penerus sedang dikenalkan dengan rumah Allah dan dibiasakan mencintai ibadah sejak kecil,” pesannya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menanamkan dua nilai utama dalam kehidupan, yakni kesabaran ketika menghadapi ujian dan rasa syukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Kedua sikap tersebut, menurutnya, merupakan fondasi dalam membangun masyarakat yang tangguh, damai, dan harmonis.

Plt bupati berharap kegiatan pengajian dan selapanan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara istiqamah sehingga mampu menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Tulungagung.

Usai sambutan dari jajaran pemerintah daerah, suasana majelis semakin hangat ketika pembawa acara memandu jalannya kegiatan menuju sesi tausiah. Dengan gaya santai dan humor khas masyarakat pedesaan, pembawa acara berhasil mencairkan suasana sebelum mempersilakan penceramah utama,
Al-Ustadz Saladin Ali Raja, yang akrab disapa Gus Saladin, untuk menyampaikan tausiah.

Mengawali ceramahnya, Gus Saladin menyapa seluruh jamaah dengan salam yang disambut lantang dan penuh semangat. Ia kemudian mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa agar Allah SWT melimpahkan keberkahan, kelapangan rezeki, kesehatan, serta kebahagiaan dunia dan akhirat kepada seluruh masyarakat yang hadir.

Suasana malam itu semakin khidmat ketika rangkaian tausiah dimulai. Pengajian berlangsung dengan penuh perhatian dari para jamaah yang menyimak setiap pesan keagamaan yang disampaikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlakul karimah.

Melalui kegiatan keagamaan yang terus terjaga, Masjid Nurul Iman kembali membuktikan perannya sebagai pusat pembinaan umat, tempat lahirnya nilai-nilai persaudaraan, sekaligus benteng moral bagi generasi muda di Kabupaten Tulungagung.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *