Terkini

Naniek Sudaryati Deyang Tinggalkan Jabatan Kepala BGN, Ini Penjelasannya

10
×

Naniek Sudaryati Deyang Tinggalkan Jabatan Kepala BGN, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
Kepala BGN
Kepala BGN, Naniek Sudaryati Deyang.

KILASJAVA.ID, JAKARTA – Dinamika di Badan Gizi Nasional (BGN) memasuki babak baru. Kepala BGN, Naniek Sudaryati Deyang, memutuskan mengakhiri masa jabatannya setelah memilih menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. Keputusan tersebut diambil demi memprioritaskan proses pemulihan kesehatan yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Pengunduran diri itu diumumkan Naniek melalui akun media sosial pribadinya pada Rabu (22/7/2026). Ia menyampaikan akan segera bertolak ke luar negeri untuk menjalani perawatan sekaligus memperoleh second opinion dari tim dokter spesialis.

Example 300x600

“Dengan berat hati saya berpamitan kepada Bapak Presiden untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Insyaallah hari ini saya berangkat,” kata Naniek.

Menurut Naniek, keputusan tersebut telah dikomunikasikan secara langsung kepada Presiden. Ia mengatakan Presiden memahami kondisi kesehatan yang dihadapinya dan memberikan persetujuan atas pengunduran diri tersebut.

Meski tidak lagi memimpin BGN, Naniek mengungkapkan dirinya masih diminta tetap memberikan pandangan dan masukan, khususnya dalam aspek pengawasan terhadap pelaksanaan program-program Badan Gizi Nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Naniek turut meluruskan persepsi publik mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan dikaitkan dengan kepentingan politik. Ia menegaskan program tersebut murni dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama generasi usia dini.

Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat MBG adalah balita, anak usia prasekolah, hingga siswa sekolah dasar yang belum memiliki hak pilih pada Pemilu 2029. Karena itu, ia menilai tudingan bahwa program tersebut disiapkan sebagai instrumen politik tidak memiliki argumentasi yang kuat.

Naniek menjelaskan, fokus utama MBG adalah membangun kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak dini. Upaya tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan memiliki daya saing di masa mendatang.

Ia berharap masyarakat tetap memberikan dukungan terhadap keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, manfaat program itu akan semakin optimal apabila mendapat kepercayaan dan partisipasi dari berbagai elemen masyarakat.

Selain itu, Naniek menyatakan kesiapannya apabila sewaktu-waktu diminta membantu BGN dalam fungsi pengawasan. Dengan nada berseloroh, ia mengaku lebih menikmati peran mengawasi jalannya program daripada harus berkutat dengan pengelolaan anggaran.

Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *