Example 728x250
Pendidikan

UNAIR dan Edinburgh Napier University Perkuat Kolaborasi Riset, Pendidikan Doktoral, dan Hilirisasi Inovasi

3
×

UNAIR dan Edinburgh Napier University Perkuat Kolaborasi Riset, Pendidikan Doktoral, dan Hilirisasi Inovasi

Sebarkan artikel ini
Unair

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Universitas Airlangga (UNAIR) memperluas jejaring akademik internasional melalui penjajakan kerja sama dengan Edinburgh Napier University, Skotlandia. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (10/9/2026), kedua institusi membahas penguatan kolaborasi riset, publikasi ilmiah, pendidikan doktoral, hingga kemitraan riset yang berorientasi pada dampak bagi industri dan masyarakat.

Delegasi UNAIR dipimpin Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Komunitas (RICD), Prof. Dr. Muhammad Miftahussurur, dr., MKes., SpPD-KGEH, PhD. Sementara Edinburgh Napier University diwakili Dr. Gail Norris, Associate Dean International sekaligus Associate Professor Midwifery di School of Health & Social Care, serta Dr. Pauline A. Gordon, Deputy Head of International (Partnerships) The Business School, bersama sejumlah perwakilan pusat riset.

Pertemuan tersebut menjadi langkah lanjutan dari jejaring riset yang sebelumnya telah terbangun antara UNAIR dan Edinburgh Napier University, terutama dalam bidang kesehatan. Ke depan, kerja sama diarahkan untuk berkembang menjadi riset bersama yang dirancang sejak awal oleh kedua institusi dengan agenda, pendanaan, serta luaran yang lebih terstruktur.

Prof. Miftahussurur memperkenalkan ekosistem riset UNAIR, termasuk pusat riset dan pusat unggulan (research excellence) di bidang ilmu kesehatan yang telah memiliki jejaring internasional dalam riset klinis maupun komunitas.

Selain sektor kesehatan, UNAIR juga membuka peluang pengembangan kolaborasi pada bidang bisnis, kebijakan publik, dan pengembangan komunitas sesuai dengan mandat RICD.

Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan penguatan riset yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Edinburgh Napier University memaparkan sejumlah pusat riset The Business School yang memiliki keterhubungan langsung dengan industri, pemerintah, dan komunitas. Beberapa di antaranya adalah Centre for Business Innovations and Sustainable Solutions yang berfokus pada pendampingan bisnis dan masyarakat untuk menghasilkan solusi inovatif berkelanjutan, Tourism Research Centre yang mengembangkan kajian pariwisata berkelanjutan, Centre for Child & Family Law & Policy dalam pengembangan hukum dan kebijakan keluarga, serta Centre for Military Research, Education & Public Engagement.

“Pusat-pusat ini bersifat multidisiplin dan terbuka bagi kolaborasi riset dengan mitra internasional,” ungkap perwakilan Edinburgh Napier University dalam pertemuan tersebut.

Menurut Prof. Miftahussurur, model pusat riset yang terhubung dengan industri tersebut memiliki keselarasan dengan arah pengembangan UNAIR dalam memperkuat hilirisasi riset dan pengembangan komunitas.

Hal itu membuka peluang kolaborasi riset terapan pada berbagai isu, seperti keberlanjutan, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga kebijakan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60