Example 728x250
Keagamaan

Pesan Habib Jindan di Majelis Ar-Rohimin: Selagi Bernapas, Jangan Berhenti Beramal

5
×

Pesan Habib Jindan di Majelis Ar-Rohimin: Selagi Bernapas, Jangan Berhenti Beramal

Sebarkan artikel ini
Majelis Ar-Rohimin
Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Bin Jindan (kanan) dan Habib Musthofa Bin Zein Al-Alydrus.

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Majelis Ar-Rohimin kedatangan tamu istimewa dalam kajian rutin yang berlangsung Rabu malam, 7 Oktober 2026. Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan hadir dan menyampaikan sejumlah pesan keagamaan yang menitikberatkan pada pentingnya menjaga hubungan dengan para wali dan orang-orang saleh, mengamalkan ilmu, serta menggunakan waktu dan umur untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam kajian tersebut, Habib Jindan mengingatkan jemaah agar tidak mudah mencela, merendahkan, apalagi memusuhi orang-orang yang dekat dengan Allah. Menurut dia, menjaga sikap kepada ulama dan orang-orang saleh merupakan bagian penting dari adab seorang muslim.

Ia mengutip hadis qudsi:

ู…ูŽู†ู’ ุนูŽุงุฏูŽู‰ ู„ููŠ ูˆูŽู„ููŠู‘ู‹ุง ููŽู‚ูŽุฏู’ ุขุฐูŽู†ู’ุชูู‡ู ุจูุงู„ู’ุญูŽุฑู’ุจู

โ€œBarang siapa memusuhi wali-Ku, maka Aku telah mengumumkan perang terhadapnya.โ€

Pesan tersebut menjadi pengingat agar seorang muslim menjaga hati dari kebencian dan permusuhan terhadap orang-orang saleh. Menurut Habib Jindan, kecintaan kepada banyak orang saleh semestinya tidak disertai kebencian kepada orang saleh lainnya.

Selain berbicara tentang hubungan dengan para wali dan orang-orang saleh, Habib Jindan juga mengajak jamaah memahami perbedaan antara ulama yang berorientasi kepada akhirat dan mereka yang menjadikan ilmu sekadar sarana kepentingan dunia.

Ulama akhirat, dalam pesan yang disampaikan dalam kajian tersebut, adalah mereka yang menjadikan ilmu sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Ilmu tidak berhenti pada kemampuan membaca kitab, menghafal pengetahuan atau menyampaikan ceramah, tetapi harus tercermin dalam amal dan akhlak.

โ€œู…ูŽู†ู’ ุนูŽู„ูู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู…ูู„ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ูŽโ€

Pesan tersebut menekankan tiga tahapan penting dalam mencari ilmu, yakni mengetahui, mengamalkan, kemudian mengajarkannya kepada orang lain.

Habib Jindan mengingatkan bahwa pengetahuan agama yang tidak diwujudkan dalam kehidupan justru dapat menjadi persoalan bagi pemiliknya.

Seseorang yang mengetahui suatu perbuatan sebagai sesuatu yang haram, tetapi tetap melakukannya, tidak dapat menjadikan ketidaktahuan sebagai alasan.

Karena itu, ilmu agama harus terlihat dalam perilaku sehari-hari. Mulai dari menjaga aurat dan pandangan, menjaga batas pergaulan, memilih muamalah yang halal, tidak menipu, tidak berkhianat, tidak menzalimi orang lain, menjaga hubungan dengan tetangga, hingga memperbaiki akhlak terhadap sesama.

Dalam kajian itu juga disampaikan kisah Imam Ahmad bin Hanbal tentang seseorang yang datang untuk belajar hadis. Ketika tiba waktu Subuh, orang tersebut ternyata belum bangun, sementara air yang telah disediakan untuknya masih dalam keadaan penuh.

Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa belajar ilmu agama tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan memahami teori.

Kesungguhan seseorang dalam menuntut ilmu juga tercermin dari kesiapan dirinya untuk mengamalkan apa yang dipelajari.

Pertanyaan yang kemudian menjadi refleksi bagi jemaah bukan hanya seberapa banyak ilmu yang telah diketahui, melainkan seberapa banyak ilmu tersebut telah diterapkan dalam kehidupan.

Pesan lain yang disampaikan Habib Jindan berkaitan dengan umur dan waktu. Ia mengajak jemaah menghitung kembali bagaimana waktu yang diberikan Allah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kajian tersebut disinggung nasihat Imam Al-Ghazali mengenai umur manusia. Seseorang yang hidup hingga usia 60 tahun, misalnya, apabila rata-rata tidur delapan jam sehari, secara sederhana telah menghabiskan sekitar 20 tahun untuk tidur.

Perhitungan tersebut belum memasukkan waktu untuk makan, bekerja, bepergian, berbicara, mengurus berbagai keperluan sehari-hari dan aktivitas lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60