Pendidikan

Dosen UNAIR Jadi Pembicara ISNSC 2026, Bahas Anoda Silikon untuk Baterai Lithium

10
×

Dosen UNAIR Jadi Pembicara ISNSC 2026, Bahas Anoda Silikon untuk Baterai Lithium

Sebarkan artikel ini
Unair

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mencatat kiprah akademiknya di forum ilmiah internasional. Dosen Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM), Dr Fadjar Mulya SSi MSc, menjadi salah satu pembicara dalam The XV International Symposium on Nano and Supramolecular Chemistry (ISNSC 2026) yang berlangsung di Bali pada 9–12 Agustus 2026.

ISNSC merupakan simposium internasional yang telah diselenggarakan di berbagai pusat riset dunia. Pada penyelenggaraan tahun ini, forum tersebut menghadirkan 55 pembicara internasional dari berbagai negara. Para peneliti membahas perkembangan mutakhir di bidang kimia nano, kimia supramolekul, hingga material fungsional.

Dalam forum tersebut, Fadjar memaparkan penelitian berjudul “Mitigating volumetric expansion in silicon anodes: A DFT analysis of lithium insertion in engineered nanowires and nanopores”.

Penelitian ini berfokus pada pengembangan material anoda silikon untuk menghasilkan baterai lithium dengan kapasitas penyimpanan energi yang tinggi sekaligus masa pakai yang lebih panjang.

Penelitian tersebut menggunakan pendekatan Density Functional Theory (DFT) untuk menganalisis proses penyisipan lithium ke dalam struktur silikon berukuran nano.

Pendekatan komputasi ini digunakan untuk memahami persoalan ekspansi volume pada anoda silikon yang dapat memengaruhi ketahanan baterai.

“Pengembangan material anoda menjadi salah satu aspek penting untuk menghasilkan baterai dengan kapasitas tinggi dan long cycle-life. Melalui pendekatan komputasi, kami mencoba memahami bagaimana struktur nano dapat membantu mengatasi tantangan tersebut,” ujar Fadjar.

Persoalan ekspansi volume menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan anoda silikon. Karena itu, analisis terhadap perilaku lithium ketika masuk ke dalam struktur silikon berukuran nano menjadi bagian penting dalam penelitian tersebut.

Kehadiran Fadjar sebagai pembicara dalam ISNSC 2026 sekaligus menjadi ruang bagi akademisi UNAIR untuk mempresentasikan hasil penelitian di hadapan komunitas ilmiah internasional.

Forum tersebut juga membuka peluang untuk memperluas jejaring kolaborasi riset lintas negara.

Partisipasi dalam simposium internasional tersebut memperlihatkan keterlibatan akademisi UNAIR dalam pengembangan riset pada bidang material dan teknologi energi, sekaligus memperkuat hubungan akademik dengan komunitas riset internasional.

Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60