Example 728x250
Politik

Musancab ke-10 PPP Surabaya, Kader Diminta Perkuat Akar Rumput dan Digitalisasi

21
×

Musancab ke-10 PPP Surabaya, Kader Diminta Perkuat Akar Rumput dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Musancab PPP
Tampak para kader PPP saat mengikuti Musancab Ke- 10.

“Ketika semuanya solid dalam satu tujuan, 31 PAC yang terbentuk di Kota Surabaya ini nantinya akan memiliki lebih dari 310 pengurus. Dengan kekuatan tersebut, target untuk membentuk satu fraksi dapat terpenuhi,” jelasnya.

Pada Pemilu 2024, PPP memperoleh tiga kursi di DPRD Kota Surabaya. Berdasarkan hasil penetapan KPU, tiga kursi tersebut ditempati Buchori Imron dari Dapil Surabaya II, Muhaimin dari Dapil Surabaya III, dan Agus Mashuri dari Dapil Surabaya V. Secara keseluruhan PPP memperoleh 52.410 suara di Kota Surabaya.

Muhaimin mengatakan capaian tersebut perlu dipandang sebagai pijakan untuk memperkuat partai, bukan alasan untuk berhenti melakukan konsolidasi.

“Capaian ini jangan membuat kita berpuas diri. Peningkatan ini harus terus ditingkatkan, tidak cukup hanya di Surabaya, tetapi harus lebih luas lagi sehingga target Pemilu 2029 bisa dicapai,” katanya.

Ia juga mengingatkan kader terhadap perjalanan PPP di Kota Surabaya, termasuk pengalaman ketika partai sempat mengalami kevakuman. Pengalaman tersebut, menurut dia, perlu menjadi bahan evaluasi dalam membangun kembali kekuatan organisasi.

Muhaimin optimistis terhadap antusiasme kader yang mengikuti Musancab ke-10. Ia menilai semangat tersebut perlu diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang konsisten di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Musancab PPP
Ketua DPC PPP Kota Surabaya, KH. Muhaimin, SH., MM , saat wawancara.

“Saya pastikan, insyaallah PPP mendapatkan tambahan kursi, khususnya Dapil V,” tegasnya.

Menurut dia, penambahan kursi membutuhkan energi dan persatuan seluruh kader. Konsolidasi organisasi juga harus berjalan beriringan dengan kerja-kerja politik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Insyaallah dengan semangat pada malam hari ini, Dapil V bisa mendapatkan tambahan kursi dan target untuk masuk ke Senayan bisa dicapai,” ujarnya.

Dorongan untuk memperkuat organisasi juga datang dari Wakil Ketua Bidang OKK 2 DPW PPP Jawa Timur Drs. KH. Muhith Efendi. Ia meminta kader melakukan introspeksi terhadap perjalanan partai sekaligus membaca perubahan karakter masyarakat menjelang Pemilu 2029.

Muhith menyebut Dapil V memiliki ruang untuk meningkatkan perolehan kursi apabila konsolidasi organisasi dilakukan secara serius. Namun, ia menilai penguatan struktur saja tidak cukup. PPP juga perlu menyesuaikan pola komunikasi politik dengan karakter masyarakat perkotaan.

“Dapil V harus mempunyai target minimal dua kursi. Hal ini bisa dicapai apabila seluruh kader PPP benar-benar solid dan turun ke akar rumput,” kata Muhith.

Menurut Muhith, pola komunikasi politik yang selama ini banyak mengandalkan pendekatan konvensional perlu diperkuat dengan strategi digital.

Perubahan perilaku masyarakat, terutama generasi muda, membuat partai politik dituntut mampu menggunakan berbagai kanal komunikasi secara lebih adaptif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60