Example 728x250
Pendidikan

Kerja Sama ITS dan BTI Defence Berlanjut, Teknologi Kelautan Jadi Fokus

3
×

Kerja Sama ITS dan BTI Defence Berlanjut, Teknologi Kelautan Jadi Fokus

Sebarkan artikel ini
ITS
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD (kanan) dan Direktur BTI Defence Peter Tjahjono (kiri) usai penandatanganan MoU didampingi Dubes Indonesia untuk UEA Judha Nugraha.

KILASJAVA.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperpanjang kerja sama dengan BTI Defence untuk memperkuat pemanfaatan keahlian akademik dalam menjawab kebutuhan industri maritim.

Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat ITS, Senin, 19 Oktober 2026, dengan disaksikan Iridium Integrated Logistic Support (ILS) dan dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA), Judha Nugraha.

Perpanjangan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan kompetensi perguruan tinggi dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang perkapalan dan kelautan. ITS berharap kemitraan ini dapat membuka peluang lebih luas bagi pemanfaatan keahlian akademik dalam mendukung pengembangan sektor maritim.

Rektor ITS Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati, S.T., MScEng., Ph.D., mengatakan kolaborasi dengan BTI Defence diharapkan terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

โ€œITS berharap kolaborasi dengan BTI Defence dapat terus berjalan dengan baik dan membuka peluang pemanfaatan keahlian akademik untuk menjawab kebutuhan industri maritim,โ€ tuturnya.

Direktur BTI Defence Peter Tjahjono menilai ITS memiliki kompetensi yang kuat di bidang perkapalan dan kelautan. Pengalaman positif selama menjalin kerja sama sebelumnya menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk melanjutkan kemitraan tersebut.

โ€œKerja sama yang pernah terjalin tidak membuat kami kecewa karena banyak tenaga ahli ITS yang sangat membantu kami selama ini,โ€ ungkap Peter.

Duta Besar Indonesia untuk UEA Judha Nugraha menempatkan perpanjangan kerja sama ini dalam konteks penguatan hubungan bilateral Indonesia dan UEA. Momentum tersebut bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

โ€œKolaborasi ini adalah tonggak penting sekaligus hadiah bagi penguatan hubungan kedua negara, ke depannya kami pun siap untuk memfasilitasi lebih banyak kerja sama di masa mendatang,โ€ ujarnya.

Keterlibatan ITS dalam pengembangan teknologi maritim sebelumnya juga tercermin melalui sejumlah proyek dan inovasi.

Bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, ITS pernah terlibat dalam perancangan dan pembangunan kapal wisata bottom glass, yakni kapal dengan bagian dasar transparan untuk mendukung destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia.

Di bidang budidaya laut, ITS mengembangkan Ocean Farm ITS (OFITS), struktur terapung yang dirancang untuk mendukung budidaya ikan tuna dan kakap di laut lepas. Pengembangan tersebut memperlihatkan cakupan kompetensi ITS dalam menghasilkan inovasi yang berkaitan dengan kebutuhan sektor kelautan.

Perpanjangan kemitraan dengan BTI Defence berlangsung di tengah upaya ITS memperkuat sinergi dengan berbagai mitra untuk mendukung pemanfaatan riset dan keahlian teknologi maritim.

Kerja sama tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menjadi landasan penguatan kolaborasi dalam pengembangan inovasi teknologi maritim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60